Ingatkan Kades Ponggok, Sri Mulyani: Penyakit Korupsi Itu Ada di Mana-Mana! : Okezone Ekonomi

KLATEN – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati di depan Kepala Desa dan masyarakat Desa Ponggok memaparkan belanja negara sebesar Rp2.204 triliun yang ada di Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2018.

Sri Mulyani mengatakan, total jumlah belanja negara tersebut akan digunakan untuk mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan melalui Program Keluarga Harapan (PKH), subsidi beras sampai dengan Kartu Indonesia Sehat (KIS) sebesar Rp292 triliun.

“Supaya masyarakat miskin tetap memiliki akses layanan dasar dan gizi yang cukup,” jelasnya, Rabu (23/8/2017).

Baca Juga: Usai Dipuji, Sri Mulyani Ingatkan Kades Ponggok Hati-Hati Gunakan Dana Desa! ^(http://economy.okezone.com/read/2017/08/23/320/1761802/usai-dipuji-sri-mulyani-ingatkan-kades-ponggok-hati-hati-gunakan-dana-desa?utm_source=br&utm_medium=referral&utm_campaign=news)

Selain itu juga sebesar Rp409 triliun untuk infrastruktur, pembangunan membantu sektor pertanian Rp35 triliun, perikanan dan pariwisata, dalam hal ini transfer daerah Rp761 triliun sebagian DAU, DBH.

“Semua pada akhirnya 25% membangun langsung yang dinikmati masyarakat, itu APBN kita semua, kami Kemenkeu hanya mengelola, Rp2.204 tirliun itu kita dari bayar pajak,” katanya.

Baca Juga: Ingin Tinggal di Desa Ponggok, Sri Mulyani Kaget Harga Tanahnya Mahal Rp5 Juta/Meter ^(http://economy.okezone.com/read/2017/08/23/470/1761775/ingin-tinggal-di-desa-ponggok-sri-mulyani-kaget-harga-tanahnya-mahal-rp5-juta-meter?utm_source=br&utm_medium=referral&utm_campaign=news)

Lanjut Sri Mulyani, bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) iti harus membayar pajak agar belanja negara bisa dipenuhi untuk kemanjuan Indonesia sendiri. Dengan membayar pajak maka membuktikan deaa tersebut ikut berpartisipasi untuk membangun negara.

“Uang pajak dipakai bangun tempat dan bantuan wilayah lain. Saya berharap seluruh desa di Indonesia belajar dari yang sudah sukses dan yang gagal,” paparnya.

Baca Juga: Pantau Dana Desa Rp60 Triliun, BPK Minta Ada Program Prioritas ^(http://economy.okezone.com/read/2017/08/23/320/1761731/pantau-dana-desa-rp60-triliun-bpk-minta-ada-program-prioritas?utm_source=br&utm_medium=referral&utm_campaign=news)

Sementara itu, Sri Mulyani juga mengingatkan agar pemimpin desa terutama Kepala Desa Ponggok agar jangan korupsi dan tergoda untuk menjadi tamak karena saat ini pengelolaan dana desa yang sudah dilakukan sangat baik.

“Di satu sisi Ponggok, di satu sisi ada yang ditangkap, penyakit korupsi itu ada di mana-mana, hati masyarakat itu ada yang tamak, harusnya dipakai tapi dimakan sendiri, saya berterimakasih kepada seluruh desa yang menggunakan dananya dengan baik, saya dengan Kemendagri terus memerangi, dari provinsi dan kabupaten bisa membantu, agar tata keola yang bersih bisa dibangun di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Terakhir, kata Sri Mulyani keberhasilan pembangunann adalah keberhasilan semua pihak. “Pemerintah di bawah Jokowi-JK, akan menggunakan daya dan instrumen dalam meningkatkan kesejahteraan, kalau rakyat bekerja bersama secara rukun, maka saya yakin Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera bisa tercapai,” tukasnya.

Link ^(http://economy.okezone.com/read/2017/08/23/320/1761822/ingatkan-kades-ponggok-sri-mulyani-penyakit-korupsi-itu-ada-di-mana-mana)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *