Penduduk Jepang Lebih Banyak yang Tua, Sri Mulyani: Indonesia Harus Lebih Mensyukuri! : Okezone Ekonomi

JAKARTA – Indonesia merupakan negara kelima dengan penduduk terbesar di dunia. Di mana dari 250 juta penduduk, mayoritas usia produktif di bawah 30 tahun mendominasi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, kepadatan penduduk Indonesia tidak bisa disamakan oleh negara besar lainnya. Menurutnya, Indonesia harus lebih bersyukur dengan penduduk yang padat berbeda dengan negara yang penduduknya padat juga.

 Baca juga: Sri Mulyani Beberkan Modal Indonesia untuk Jadi Negara Maju! ^(http://economy.okezone.com/read/2017/08/24/20/1761974/sri-mulyani-beberkan-modal-indonesia-untuk-jadi-negara-maju)

“Kalian tidak menyadari atau mensyukuri, kalau anda lihat Jepang itu penduduknya lebih banyak yang tua dibandingkan yang muda. Tetangga kita Singapura, mereka berjuang agar mau kawin dan punya anak, karena dia slingking, RRT kita melihat indikator pertumbuhan ekonomi tinggi tapi sesudah 3 dekade 1 anak cukup, maka RRT dengan penduduk 1,4 miliar dia tiap tahun slingking, maka secara bertahap dia akan turun makanya sekarang banting stir boleh anak lebih dari satu, tapi sudah terlanjur kadung, mereka lebih senang punya anak 1. Anda tidak bisa mengubah, one is enough,” paparnya.

Sementara itu, berdasarkan tingkat kesehatan ada tantangan yang jauh lebih rumit, selain dari skor membaca, matematika, yaitu tingkat gizi dari balita Indonesia. Hal ini penting, karena kalau kurang gizi di 1.000 hari pertama saat masih di janin itu akan mengganggu kesehatan kerja otaknya.

 Baca juga: Kemiskinan Masih Jadi PR, Menko Darmin Sebut Bantuan Sosial Belum Efektif ^(http://economy.okezone.com/read/2017/08/15/20/1756253/kemiskinan-masih-jadi-pr-menko-darmin-sebut-bantuan-sosial-belum-efektif)

“First day dia di inception 1.000 hari pertama the most critical, untuk menjadi manusia yang sehat, brain otaknya pada 1.000 hari pertama full development agar berkembang secara maksimal, kalau dia kurang gizi maka tidak akan menjadi manusia yang sama meskipun umurnya 5 tahun dikasih susu yang bergizi tinggi, atau sekolah dikasih asupan tambahan. Is just that important, Indonesia memiliki 30% anak kita status kurang gizi. Karena kalau ini akan menjadi remaja 30% dari jutaan manusia Indonesia tidak bisa menjadi orang yang otaknya berkembang secara penuh,” tukasnya.

Baca juga: Duh, Menko Darmin Sebut Sumber Utama Kemiskinan Indonesia adalah Lahan! ^(https://economy.okezone.com/read/2017/08/15/470/1756225/duh-menko-darmin-sebut-sumber-utama-kemiskinan-indonesia-adalah-lahan)

Link ^(http://economy.okezone.com/read/2017/08/24/20/1762001/penduduk-jepang-lebih-banyak-yang-tua-sri-mulyani-indonesia-harus-lebih-mensyukuri)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *